Jumat, 15 Juni 2012

RESEARCH



Kegiatan pelatihan proposal penelitian yang merupakan awal rangkaian kegiatan RESEARH dilaksanakan pada 4 Juni 2012. Acara yang diikuti 60 peserta yang tergabung dalam 20 tim tersebut dimulai pukul 08.00 hingga 13.00.
Dalam sambutannya, Elis Nur Rohma selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa RESEARCH adalah rangkaian acara yang dimulai dari pelatihan penyusunan proposal, dilanjutkan dengan pengumpulan proposal oleh peserta, pendanaan penelitian, serta presentasi laporan penelitian. Ketua Umum LSME, Asmaul Janah memberikan apresiasinya kepada peserta pelatihan yang memiliki niatan yang besar untuk menulis. Bapak Setyo Tri Wahyudi sebagai wakil dari Pembantu Dekan III menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa FEB UB yang mengikuti lomba kepenulisan PKM tiap tahunnya semakin menurun, sehingga dengan adanya kegiatan RESEARCH ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan mahasiswa tentang pentingnya menulis.
Penyampaian materi dibagi menjadi dua sesi. Pemateri pertama yakni Bapak Ferry Prasetya, menyampaikan materi brainstorming ide dan metode penelitan kuantitatif. Dalam uraiannya dapat disimpulkan bahwa titik awal penelitian adalah mencari masalah dan menemukan jawabannya sekaligus. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang terukur hasilnya. Teknik pengumpulan data bisa dilakukan melalui experimental research, survey research, dan nonreactive research. Sedangkan teknik pengambilan sampel bisa dengan random atau non random. 
Pemateri kedua yaitu Ibu Asfi Manzilati yang memberikan materi metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dipilih ketika tujuan utama sebuah penelitian adalah untuk menggali dan menjelaskan perilaku sedangkan kata-kata yang pantas untuk dikomunikasikan dengan responden tidak tersedia. Pengambilan sampel dalam metode kualitatif adalah mencari typical case, bukan jumlah responden yang besar. Teknik yang dipakai bukan random sampling tetapi ‘suitable cases’ – purposive sampling. Pengambilan data bukan hanya dilakukan dengan membagikan kuesioner tetapi dengan observasi dan wawancara langsung.
Sesi yang ketiga yaitu sharing motivasi kepenulisan yang diberikan oleh Yeni Kornitasari dan Dwi Ardi Sugiono. Beliau adalah dua mahasiswa yang kerap berkeliling Indonesia untuk mengikuti ajang kepenulisan. Dalam berbagi pengalamannya Mbak Yeni dan Mas Ardi memberikan tips dalam lomba menulis, cara menghilangkan ketegangan saat berhadapan dengan juri, serta kiat menjaga semangat dalam menulis. Menurut Mbak Yeni, menulislah terlebih dahulu sambil berpikir, jangan berpikir dulu kemudian menulis, karena berpikir akan memakan waktu yang lama sedangkan action untuk menulis tidak ada. Menurut Mas Ardi, saat memulai menulis harus dikuatkan dulu niatnya karena niat itu yang membawa kita kepada tujuan kita dalam menulis. Jadi, jangan ragu lagi untuk menulis, karena sesungguhnya menulis itu mudah dan menyenangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar