Kegiatan pelatihan proposal penelitian yang merupakan awal rangkaian
kegiatan RESEARH dilaksanakan pada 4 Juni 2012. Acara yang diikuti 60 peserta
yang tergabung dalam 20 tim tersebut dimulai pukul 08.00 hingga 13.00.
Dalam sambutannya, Elis Nur Rohma selaku Ketua Pelaksana menyampaikan
bahwa RESEARCH adalah rangkaian acara yang dimulai dari pelatihan penyusunan
proposal, dilanjutkan dengan pengumpulan proposal oleh peserta, pendanaan
penelitian, serta presentasi laporan penelitian. Ketua Umum LSME, Asmaul Janah
memberikan apresiasinya kepada peserta pelatihan yang memiliki niatan yang
besar untuk menulis. Bapak Setyo Tri Wahyudi sebagai wakil dari Pembantu Dekan
III menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa FEB UB yang mengikuti lomba kepenulisan
PKM tiap tahunnya semakin menurun, sehingga dengan adanya kegiatan RESEARCH ini
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan mahasiswa tentang
pentingnya menulis.
Penyampaian materi dibagi menjadi dua sesi. Pemateri pertama yakni
Bapak Ferry Prasetya, menyampaikan materi brainstorming
ide dan metode penelitan kuantitatif. Dalam uraiannya dapat disimpulkan bahwa
titik awal penelitian adalah mencari masalah dan menemukan jawabannya
sekaligus. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang terukur hasilnya.
Teknik pengumpulan data bisa dilakukan melalui experimental research, survey research, dan nonreactive research. Sedangkan teknik pengambilan sampel bisa
dengan random atau non random.
Pemateri kedua yaitu Ibu Asfi Manzilati yang memberikan materi metode
penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dipilih ketika tujuan utama sebuah penelitian adalah untuk
menggali dan menjelaskan perilaku sedangkan kata-kata yang pantas untuk dikomunikasikan dengan
responden tidak tersedia. Pengambilan sampel dalam metode
kualitatif adalah mencari typical case,
bukan jumlah responden yang besar. Teknik yang dipakai bukan random sampling
tetapi ‘suitable cases’ – purposive
sampling. Pengambilan data bukan hanya dilakukan dengan membagikan kuesioner
tetapi dengan observasi dan wawancara langsung.
Sesi yang ketiga yaitu sharing
motivasi kepenulisan yang diberikan oleh Yeni Kornitasari dan Dwi Ardi Sugiono.
Beliau adalah dua mahasiswa yang kerap berkeliling Indonesia untuk mengikuti
ajang kepenulisan. Dalam berbagi pengalamannya Mbak Yeni dan Mas Ardi
memberikan tips dalam lomba menulis, cara menghilangkan ketegangan saat
berhadapan dengan juri, serta kiat menjaga semangat dalam menulis. Menurut Mbak
Yeni, menulislah terlebih dahulu sambil berpikir, jangan berpikir dulu kemudian
menulis, karena berpikir akan memakan waktu yang lama sedangkan action untuk menulis tidak ada. Menurut
Mas Ardi, saat memulai menulis harus dikuatkan dulu niatnya karena niat itu
yang membawa kita kepada tujuan kita dalam menulis. Jadi, jangan ragu lagi
untuk menulis, karena sesungguhnya menulis itu mudah dan menyenangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar